Wednesday, September 24, 2014

Pemikiran Yang Salah Tentang Kombucha

Memang, Kombucha telah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu dan mulai populer sejak tahun 1992, tapi tetap saja masih banyak orang yang masih belum pernah mendengar tentang Kombucha. Selain itu banyak juga yang menerima informasi atau berpikir yang salah tentang Kombucha. Untuk itu, perlu diluruskan kembali pemahaman masyarakat tentang Kombucha, agar tidak terjadi kesimpang siuran tentangnya.

1.        Kombucha adalah Jamur!
Ini adalah pernyataan yang salah. Kombucha sebenarnya bukan Jamur. Dalam bahasa Inggrisnya, dia disebut sebagai SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast), yang berarti: sekumpulan Bakteri dan Ragi membentuk struktur selulosa dan mereka hidup bersama secara simbiotik. Ragi memfermentasi nutrisi dari cairan dimana dia hidup dan membentuk alkohol, dan kemudian bakteri mengubahnya menjadi asam yang menyehatkan bagi tubuh. Lapisan ini disebut juga sebagai Zooglea (lapisan yang hidup).di Indonesia sendiri, karena kita sudah terbiasa menyebutnya sebagai “Jamur”, dan tidak ada istilah yang tepat untuk menterjemahkan tentang “SCOBY”, maka tetap saja kita menyebutnya sebagai “Jamur Kombucha”. Minimal, kita menyebutnya sebagai “jamur” tapi memiliki dasar pemikiran yang benar.
2.        Kombucha dapat menyembuhkan segala Penyakit!
Teh Kombucha sama sekali bukan obat! Kombucha adalah minuman yang ditujukan untuk mempertahankan / meningkatkan kesehatan. Teh Kombucha adalah minuman Probiotik. Apa itu Probiotik? Definisi Probiotik menurut Wikipedia, adalah: “Live microorganisms which when administered in adequate amounts confer a health benefit on the host” Terjemahan bebasnya: “Mikroorganisme hidup yang jika digunakan dalam jumlah yang tepat akan memberikan keuntungan dalam hal kesehatan bagi si pengguna”. Kombucha sarat akan Vitamin B dan Asam Amino yang berguna untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Kombucha dapat membantu mengembalikan keseimbangan tubuh melalui detoksinasi dan meningkatkan fungsi pencernaan. Setelah keseimbangan tubuh dan kekebalan tubuh menjadi baik, sistem imun dalam tubuh kita sendirilah yang akan berperang untuk melawan penyakit, jadi bukan Teh Kombucha yang berperang melawan penyakit! Jadi kalau ada orang yang mengatakan: “Kombucha itu obat Dewa!” itu adalah pernyataan yang salah. Lagipula, kalau sudah level Dewa, dia nggak perlu obat lagi, padahal tidak demikian adanya.
3.        Kombucha bisa membuat Anda Mabuk!
Memang benar Ragi dalam SCOBY memfermentasi gula menjadi alkohol, tapi dalam jumlah yang sangat kecil, sekitar 1% (satu persen). Jadi jika seseorang mabuk akibat minum Kombucha adalah mustahil! (Keterangan tambahan: Indocombucha pernah mengecek produk Teh Kombuchanya di Universitas Pasundan – Bandung per tanggal 11 Juni 2012, dan hasilnya adalah: rata-rata kadar alkoholnya hanya 0,3% saja) Selama masa fermentasi, ragi mengkonsumsi gula menjadi alkohol. Lalu, bakteri memakan alkohol tersebut dan mengubahnya menjadi bermacam-macam Asam, seperti Asam Laktat, Asam Asetat dll. Jadi jika Teh Kombucha semakin lama disimpan, bukan semakin banyak alkohol yang dihasilkan, melainkan asam. Karena setelah Ragi habis mengkonsumsi gula dan menghasilkan alkohol, alkohol diubah menjadi asam oleh bakteri. Jadi sisa yang tertinggal adalah rasa Asam. Semakin lama disimpan, Teh Kombucha akan semakin asam dan akhirnya akan menjadi Cuka Kombucha.
4.        Kombucha adalah haram.
Kalau kita mengacu kepada fatwa LP-POM MUI, maka kita akan dapati bahwa mereka mengatakan bahwa maksimal kandungan kandungan alkohol yang ditolelir adalah 2%. Bila kandungan alkohol melebihi 2%, berarti obat atau minuman itu adalah khamar. Cukup dengan kenyataan ini, kita tahu bahwa LP-POM MUI pun tidak mengharamkan alkohol secara mutlak. Dengan demikian jelaslah bahwa Kombucha adalah minuman yang Halal.

Semoga Bermanfaat. Wallahu A’lam.

No comments:

Post a Comment