Ternyata tidak semua orang boleh meminum teh kombucha.
Lalu, siapa saja yang tidak boleh minum teh kombucha.
Jika Anda belum pernah minum Kombucha sebelumnya, ada baiknya Anda mengkonsumsi Teh Kombucha dalam jumlah yang sedikit
dahulu agar tubuh dapat membiasakan diri. Jika Anda memiliki sejarah kesehatan yang kurang baik
atau sedang dalam kesehatan yang kurang baik, maka Anda harus mengkonsumsi
dalam jumlah yang lebih sedikit lagi untuk mencobanya. Anda harus memperhatikan
efek samping dari tubuh Anda dan mengenal bagaimana dengan kesehatan Anda
sendiri, sehingga Anda dapat memutuskan berapa banyak dosis yang bisa Anda
minum. Silakan berkonsultasi dengan praktisi kesehatan Anda jika Anda tidak
yakin dosis dan jumlah teh yang akan diambil. Kami hanya rekomendasikan
bagi Anda yang sedang dalam keadaan sehat!
Kami sangat menyarankan untuk berhati-hati / tidak mengkonsumsi teh
Kombucha dalam beberapa kondisi sebagaimana berikut:
1.
Anak
di bawah 6 tahun. Tubuh anak yang sedang berkembang tidak dapat menerima
suplemen dan makanan orang dewasa. Kombucha ini sangat kuat dan harus
berhati-hati jika diberikan pada balita. Teh Kombucha juga dapat mengganggu
sistem perkembangan kekebalan tubuh bayi dalam beberapa cara. Oleh karena itu anda
harus mempertimbangkan
untuk mengurangi dosis sebelum memberikannya pada anak Anda. Anda juga dapat mencampurnya dengan
air, es teh atau jus buah yang sesuai.
Dosis maximal pemberian Teh Kombucha
berdasarkan umur :
Ø Lebih dari 18 tahun (dewasa) = 200 ml (1
gelas) 3 X Sehari
Ø Umur 15 s/d 17 tahun = 3/4 dosis dewasa 3 X Sehari
Ø Umur 10 s/d 14 tahun = 1/2 dosis dewasa 3 X Sehari
Ø Umur 05 s/d 09 tahun = 1/3 dosis dewasa 3 X Sehari
Ø Umur 03 s/d 04 tahun = 1/4 dosis dewasa 3 X Sehari
-
Bagi yang
telah terbiasa silahkan abaikan aturan ini.
-
Boleh
diberikan jika anak sudah bisa mencerna madu.
2.
Ibu
hamil dan menyusui. Alasannya adalah sama seperti di atas. Gizi dari ibu akan
masuk ke anak yang belum lahir dan atau bayi yang sedang disusui. Kombucha
dapat merusak sistem perkembangan kekebalan tubuh bayi dalam beberapa cara. Hal
ini terutama jika sang Ibu belum pernah mengkonsumsi Teh Kombucha sebelumnya.
Oleh karena itu sebaiknya sang Ibu membiasakan diri dahulu mengkonsumsi Teh
Kombucha jauh-jauh hari pada jika ingin tetap mengkonsumsi Teh Kombucha selama
masa hamil.
3.
Penderita
Diabetes. Penderita Diabetes disarankan minum teh kombucha hanya dengan
kadar gula rendah atau dengan cara memperpanjang masa fermentasi. Meskipun
sebagian besar glukosa diubah menjadi fruktosa dan komponen lain selama proses
fermentasi, sebagian masih tetap sebagai gula dalam teh. Ingatlah ini ketika
mempersiapkan diet Anda.
4.
Orang
dengan fungsi hati yang parah. Teh Kombucha bisa dikatakan racun yang sangat
kuat dan akan menarik racun dari tubuh Anda, kemudian melewati mereka melalui
hati Anda dalam perjalanan keluar melalui feces. Jika hati Anda tidak berfungsi
dengan baik, maka mungkin tidak bijaksana untuk mengkonsumsi Teh Kombucha.
5.
Pecandu
alkohol dalam pemulihan. Banyak pecandu alkohol berkata bahwa minum
Kombucha sangat membantu selama periode pemulihan mereka. Bisa dikatakan bahwa
Kombucha menghapus keinginan untuk mengkonsumsi alkohol. Namun demikian,
Kombucha tetap saja mengandung sejumlah kecil alkohol, biasanya kurang dari 1%
menurut volume. Setiap pecandu alkohol pasti tahu bahwa jumlah kecil alkohol
dapat memiliki efek negatif pada mereka, jadi berhati-hatilah.
Semoga Bermanfaat. Wallahu A’lam
No comments:
Post a Comment